All, Events

Vaksinasi HPV, Upaya Nyata Cegah Kanker Serviks

Belum pernah kan lihat artis disuntik? Nah, minggu lalu saya berkesempatan melihat dua selebriti cantik, Cinta Laura dan Yuki Kato nyengir kena jarum suntik, hehe. Sakit apa mereka? Nggak kok, mereka sedang melakukan vaksinasi HPV sebagai upaya nyata pencegahan kanker serviks.

Kanker Serviks dan Risikonya

Kanker serviks adalah kanker yang terjadi di leher rahim (serviks), yaitu bagian bawah rahim yang menghubungkan rahim dan vagina. Karena fungsi, lokasi dan sifat selnya, serviks rentan terhadap infeksi Human Papilloma Virus (HPV). Jadi, HPV adalah virus yang menjadi penyebab kanker serviks.

Siapa saya yang berisiko terinfeksi HPV? Ternyata menurut penelitian, 8 dari 10 orang pria dan wanita diperkirakan akan terinfeksi HPV selama hidup mereka. Duh, ngeri ya! HPV juga mudah menular baik melalui kontak kulit, alat medis, maupun rute seksual. Menurut data WHO, di dunia setiap 2 menit, seorang wanita meninggal karena kanker serviks. Lalu setiap harinya, setiap 1 jam wanita Indonesia meninggal karena penyakit ini. Betapa risiko ini bisa mengancam siapa saja. Kanker serviks memang salah satu penyakit mematikan, namun dapat dicegah. Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk mencegahnya?

Pencegahan

Ada 2 tindakan pencegahan yang dapat dilakukan terhadap kanker serviks. Pencegahan primer dapat dilakukan dengan vaksinasi. Suntik vaksin ini merupakah tindakan yang idealnya dilakukan ketika belum pernah melakukan aktifitas seksual. Namun, orang yang telah aktif berhubungan seksual pun bisa mendapat manfaat dari vaksinasi ini. Sedangkan pencegahan sekunder adalah dengan melakukan skrining. Skrining tidak dapat mencegah infeksi, namun dapat menjadi deteksi awal jika ada kelainan pada serviks. Metode skrining yang bisa dilakukan adalah pap-smear dan juga tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat).

Vaksinasi HPV

Kanker serviks merupakan jenis kanker yang penyebabnya sudah diketahui, yaitu karena serangan virus HPV. Oleh karenanya, tindakan pencegahan dapat sedini mungkin dilakukan, salah satunya ya dengan vaksinasi HPV. Vaksin HPV memberikan efektifitas perlindungan yang baik (hingga 98%) terhadap kanker serviks.  Vaksin ini juga dinyatakan aman oleh WHO. Efek sampingnya juga ringan, hanya sakit aja di tempat yang di suntik, hehe. Vaksinasi HPV sebaiknya ditunda untuk wanita hamil, sedangkan ibu menyusui masih bisa melakukannya karena tidak akan menginfeksi bayi dalam kandungan.

KICKS Menggelar Community Gathering Cegah Kanker Serviks

Tepatnya Rabu, 13 Maret 2019, KICKS (Koalisi Indonesia Cegah Kanker Serviks) menggelar acara Community Gathering sebagai salah satu wahana untuk menyebarkan informasi kepada masyarakat terutama para wanita tentang pentingnya pencegahan kanker serviks. Dalam balutan acara pameran foto yang bertajuk #IamTrulyWoman dan masih dalam momen International Woman Day, KICKS menghadirkan dua selebriti tanah air Cinta Laura dan Yuki Kato sebagai duta unutuk diberikan vaksinasi HPV pada event tersebut. Turut hadir pula dr. Venita Eng, Msc sebagai perwakilan dari YKI (Yayasan Kanker Indonesia) DKI yang memberikan paparan tentang seluk beluk kanker serviks.

This slideshow requires JavaScript.

Pemberian vaksin HPV pada Cinta Laura dan Yuki Kato dalam acara ini adalah upaya KICKS untuk mengajak masyarakat khususnya perempuan agar tergerak dan segera melindungi diri mereka dari kanker serviks. Menurut dr. Venita, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bahwa kanker serviks adalah satu-satunya kanker yang dapat dicegah, yaitu melalui vaksinasi HPV. Dengan vaksinasi pada tokoh (selebriti) yang dikenal masyarakat, diharapkan akan lebih banyak menjangkau masyarakat hingga mereka tersadar pentingnya melakukan tindakan pencegahan tersebut dengan melakukan vaksinasi dan deteksi dini.

Cinta Laura menurutkan bahwa ia mengajak para perempuan untuk segera melakukan tindakan pencegahan kanker serviks agar mimpi dan harapan tidak terhenti karena penyakit yang sebenarnya dapat dicegah. Begitu pula Yuki Kato, menyampaikan agar para perempuan melakukan vaksinasi HPV dan melindungi diri dari bahaya kanker serviks, karena mencegah lebih baik daripada mengobati.

Di Mana Bisa Melakukan Vaksinasi HPV?

Vaksinasi HPV bisa dilakukan di rumah sakit terdekat, as simple as that. Bisa juga dilakukan di klinik khusus vaksinasi. Mungkin biaya vaksinasi bisa bervariasi di tiap RS yang ada. Namun, sekarang sepertinya banyak juga promo dari beberapa RS untuk vaksinasi HPV dan juga pap smear. Institusi medis juga mendukung pemerintah untuk menggerakkan masyarakat dalam tindakan pencegahan ini dengan memberikan diskon khusus.

So, yuk kita mulai dari diri sendiri untuk melakukan tindakan pencegahan dan deteksi dini. Lalu kita sebarkan informasi ini ke keluarga, teman-teman terdekat, tetangga, dan masyarakat sekitar. Tak perlu muluk, sejauh lengan kita menjangkau saja selama memberikan manfaat tentu akan menjadi berkah. Aamin.

Tagged , , , , , ,

3 thoughts on “Vaksinasi HPV, Upaya Nyata Cegah Kanker Serviks

  1. Harapan dan cita cita tidak boleh terhempas begitu saja karena menderita kanker serviks. Inilah yang akan membuat kita semakin takut dan harus segera di cegah

  2. Wah bener neh Mba, aku juga ada pengalaman Tante dua orang terkena kanker serviks, harus sejak dini ya vaksinasi, tapi mahal banged udah pernah nanya-nanya. Betewe, informasinya bikin aku jadi kepikiran mau ke RS lagi nanya-nanya neh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *